cerita kecil di dalam hidupku :')
Gue gak tau harus apa, sampe saat ini pun gue masih mikirin lo, lo, dan elo lagi. Tapi, gue gak bisa liat dia nangis gara gara gue. Dan mungkin bisa dikatakan gue sedang labil atau apalah itu. Malem ini gue mulai mengingat tentang apa yang udah kita laluin bersama minggu minggu ini. Dan gue ngerasa nyaman akan hal itu. Tapi lama kelamaan gue merasa kalo gue berada di tempat yang salah. Di tempat yang seharusnya gak gue tempatin! Gue ngerasa nyaman saat ada di deket lo. Ngerasa tenang saat membiarkan tubuh ini bersandar di bahu lo ketika gue berderai air mata. Tapi keadaan seakan memaksa gue untuk pergi sejauh mungkin dari sisi lo dan gak balik lagi. Dan gue gak siap buat jalanin itu, karna gue pun ‘masih nyimpen perasaan’ ini buat lo. Ingin hilang ingatan dan lupa segalanya sehingga gue pun lupa sama perasaan gue ini. Tapi gak bisa!!! Wajah lo masih melekat di fikiran gue dan masih hadir di mimpi indah gue! Gue bukan mau lepas dari masalah ini, tapi gue lebih memilih untuk pergi karna gue gak mau perasaan gue ini lebih SAKIT dari yang sebelum nya. Mencintai lo adalah tujuan akhir hidup gue, so kalo pun kita berpisah untuk saat ini gamasalah. Karna gue pun yakin kalo kita bakalan nyatu meskipun gue gak tau tepatnya itu kapan :”) thanks ya udah buat gue senyaman ini ketika berada di dekat lo. Gue janji gak akan buka hati untuk siapapun kecuali sama lo, pegang janji gue dan akan gue buktiin, HANYA UNTUK LO! F R :”) bye, and love you so MUCH ({})
Kangen papah :’( Papah lagi apa? Udah lama ya gak ketemu papah. Gak ketawa bareng beliau, nangis bareng beliau. Kangen ngeliat senyuman beliau, kangen menghapus peluh yang menetes di tubuh beliau. Andai papah tau, aku inginkan hal itu kambali menghiasi hari hari aku. Aku mau papah hadir lagi dalam hidup aku, meskipun kita gak bisa setiap hari ketemu. Tapi hal itu udah cukup buat aku bahagia, ngilangin rasa rindu aku sama papah. YaAllah aku mohon, pertemukan aku lagi sama papah T-T
Yeah, akhir nya gue tau tentang apa apa yang lo tulis disini. Gue gak nyangka aja lo bisa buat gue bilang “waw” sama semua kalimat lo haha! Gue emang nakal, tapi lo harus tau kalo kenakalan gue pun ada penyebabnya. Dan “mungkin” ada campur tangan dari lo??? Yaudahlah gue juga gamau mempermasalahkan itu lagi. Disini gue juga bukan mau membela diri gue, gue juga berada dalam posisi yang salah sama kayak lo. Tapi gue liat kok kesan nya seakan akan gue yang terlalu banyak punya kesalahan dalam masalah ini? Terserah kalo lo mau menyalahkan gue! Gue gabisa paksa lo buat dengerin apa mau gue. Tapi yang gue tau lo udah dewasa, bisalah untuk tau yang mana yang salah dan yang mana yang bener. Dan gue bicara seperti ini bukan untuk cari masalah, haha gue gasuka akan keributan! Gue cuma mau kita saling sadar aja atas apa yang udah kita lakuin dulu. Dan seharusnya kita bukan saling “menyalahkan” tetapi saling “menutupi” :)
Apa yang akan kalian lakukan ketika kalian merindukan seseorang yang amat sangat kalian cintai, Tetapi ada seseorang yang membatasi hubungan kalian dengan orang yang kalian rindukan tersebut???? Sebut saja orang yang aku rindu itu adalah “P” dan orang yang membatasi hubungan aku dengan “P” adalah “B” . Aku tidak mempublish nama karena mereka berdua adalah kedua sosok orang yang AMAT SANGAT AKU CINTAI, tetapi disisi lain terkadang “B” adalah seseorang yang sangat aku benci karna ia tidak membolehkan aku berhubungan via apapun dengan “P” :’( Saat ini aku galau karena tiba tiba aku merindukan “P” saat menyanyikan lagu “merindukan mu- d’masiv” dimana aku sangat ingin bertemu dengan “P” tetapi jarak memisakan kita berdua. Terlebih lagi kini aku tak pernah tau keberadaan “P” dimana??? Setiap aku merindukan “P” aku hanya bisa merenung, menangis, dan mengadu pada Tuhan. Hanya itu yang bisa aku lakukan. Tak ada lagi yang dapat aku perbuat dikala aku merindukan “P” :’( ingin rasanya aku kembali saat aku bisa menangis, tertawa, bercerita bersama “P” tetapi sepertinya hal itu amat sangat MUSTAHIL. Karena “B” tidak pernah mengizinkan aku untuk bertemu kembali dengan “P” aku tau banyak hal yang mungkin membuat “B” tidak mengizinkan aku untuk bertemu “P” tetapi apakah salah jika aku bertemu dengan “PAPAH KANDUNG” ku sendiri???? Meskipun ia yang telah menyakiti hati “BUNDA”ku ??? Apa itu salah??? Aku disini hanya seorang anak yang ingin mendapatkan rasa kasih sayang dari kalian berdua. Hanya itu yang ingin aku dapat. Tidak lebih. Biarkan aku bertemu dengan beliau walaupun hanya sesaat, tetapi itu dapat membuatku tersenyum lagi. BUNDA aku mohon dengarkan isi hatiku, aku ingin bertemu dengan PAPAH, izinkan aku bertemu dengannya,AKU MOHON T-T
Aku memang tidak sempurna. Tidak bisa menjadi seperti apa yang engkau inginkan. Tetapi aku selalu berusaha menjdi yang kau ingin meskipun sulit, tetapi akan selalu kucoba :’)
kenangan tentang mu masih melekat di hati ini :)
Gws for me :’(
SIAPA??? HAH??? LO SIAPA BERANI BENTAK BENTAK GUA??? Gak butuh ya gua barang barang lo itu!! Gua juga bisa punya dengan minta ke nyokap gua!!! MALES GUA SEBENERNYA MARAH MARAH KAYAK GINI!! Ngurang22in pahala gua tau gak!! Tapi elo nya yang mancing emosi gua nj*r!!! TAY LAH!! FU*K
Terkadang aku iri pada kalian. Kalian memiliki keluarga yang utuh. Yang bisa memberikan kasih sayang sepenuhnya pada kalian. Sedangan aku???? Aku hanya mempunyai 1 orang tua yang memiliki 2 peran sekaligus sebagai orang tua untuk ku. Yaitu “BUNDA” :’) ia yang selalu menjagaku, melindungiku, dan merawatku hingga aku tumbuh dewasa seperti ini. Kadang aku sedih, aku kecewa, mengapa harus aku yang merasakan semua ini?? Mengapa harus aku yang mempunyai keluarga tak utuh tanpa seorang “PAPAH” terlalu sulit untuk aku mengerti semua ini, dikala aku benar benar membutuhkan seorang PAPAH aku tak mengerti harus kemana aku bersandar?? Tak ada lagi tempat untuk ku berbagi cerita sejak saat itu. Memang tidak banyak kenangan indah antara aku dan PAPAH. Atau justru tidak ada sama sekali kenangan indah itu terlintas dihidupku. Bagaimana tidak?? BUNDA dan PAPAH berpisah ketika aku baru berumur 3 bulan setelah tanggal 07 JULI 1995 dimana aku dilahirkan. Keadaan yang memaksa aku untuk lebih tegar di waktu belia. Sering kali aku iri melihat teman temanku yang bisa bermain, bercanda, tertawa bersama dengan ke dua orang tua nya. Aku hanya bisa menangis, mengadu semua kesedihanku pada Tuhan. Tetapi aku bersyukur, aku masih bisa merasakan hangatnya berbincang dengan PAPAH meskipun hanya sesaat :’) kadang aku ingin marah pada Tuhan, tetapi aku sadar, bahwa yang memiliki masalah bukan hanya aku. Banyak orang yang lebih sedih dibandingkan aku. Jadi mulai sekarang aku ingin memberikan kalian motivasi, bagaimana caranya tetap bersyukur atas apa yang Tuhan berikan pada kita meskipun hal itu membuat kita sakit, kecewa, menderita, tetapi hal itu justru yang akan membuat engkau menjadi lebih dewasa. Meskipun caranya membuat hal yang tak kau inginkan terjadi lebih cepat seperti apa yang aku alami sekarang :’)
Setiap kali aku melangkah, aku selalu membayangkan kau ada disampingku. Menuntun dan menggenggam tanganku hingga erat. Tetapi nyatanya aku sendiri, berdiri ditempat yang sepi :’(